Daerah-daerah Ini Mengharuskanmu Menggunakan Bahasa Indonesia dengan Baik dan Benar

Bahasa Indonesia mempunyai aturan baku yang harus diaplikasikan agar tidak menimbulkan kerancuan. Salah satunya adalah penggunaan preposisi kata, seperto penggunaan “di” atau “ke”. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) penggunaan kata “di” dan “ke” sebagai preposisi haruslah dipisah. Contoh, “di kantor, atau ke kantor”, bukan “dikantor atau kekantor”.

Mungkin hal ini terdengar sepele, karena pada dasarnya penggunaan yang salah pun masih bisa dimengerti. Tapi jangan pernah kamu anggap sepele jika kamu berada di daerah-daerah ini. Di daerah-daerah ini kamu harus menggunakan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Di manakah itu?

1. Culik

Culik ini merupakan nama suatu daerah atau lebih tepatnya sebuah desa yang ada di Karangasem, Bali. Alasan kenapa harus menggunakan Bahasa Indonesia yang baik adalah agar orang rumah tidak salah paham atau bahkan panik ketika kamu memberi kabar.

‘Kamu di mana nak? Aku diculik ma’ Nah loh, apa gue bilang. Tolong gunakan Bahasa Indonesia dengan baik.

2. Tonjok

Tonjok ini juga merupakan nama sebuah daerah yang ada di antara Bogor dan Purwakarta, dan tidak terlalu jauh pula dari Ibukota Jakarta. Di sini seharian rasanya sudah cukup buat kamu untuk pamer selepas pulang dari sana.

‘Eh bro, gue seharian ditonjok, tapi gue tetep baik-baik aja. Ngga ada yang bonyok sedikitpun’.

3. Jambak

Jambak juga nama sebuah daerah yang ada di Sumatera Barat. Gue sih ngga tau pasti itu di mana? Mungkin kamu bisa cek Google Maps atau apalah. Tapi, konon katanya di sana ada pantai yang recommended banget untuk kamu kunjungi, namanya Pantai Pasir Jambak.

Menarik kayaknya, kalau kamu ke sana janga lupa untuk potong rambut. Jadi, ketika di rumah kamu ditanya. “Eh tong rambutmu ke mana? Rambutku dijambak bro” Wkwkw.

4. Fakfak

Daerah ini berada di Papua Barat, tepatnya di bagian bawah ‘kepala burung’ dari Papua. Daerah ini sangatlah strategis, karena jaraknya yang sangat dekat dengan kota Ambon, Maluku. Tapi kamu harus tetap hati-hati ya kalau ngasih kabar ke teman atau keluarga. Jangan sampai “di” nya dipisah.

5. Serpong

Daerah ini tentu sudah tidak asing lagi kan? Apalagi dalam hal per-commuter-an, serpong merupakan salah satu yang teratas. Nah, meskipun begitu jangan sekali-kali kamu berkata kalau “diserpong itu enak”. Typo dikit bisa runyam urusannya.

6. Pake

Untuk daerah ini kita akan melancong ke Eropa. Yap benar, di sana terdapat sebuah daerah yang bernama Pake, tepatnya di kota Covasna, Romania. Kalau suatu saat kamu ada budget dan waktu luang untuk berangkat ke sana jangan pernah lupa aturan preposisi kata ya!

Masa iya, kamu mau ngabarin pacar atau orang rumah, “Ini aku lagi dipake” kan nggak enak banget jadinya.

7. Tipu

Tipu merupakan sebuah desa yang berada di Estonia. Penduduknya hanya sekitar 38 jiwa saja. Mungkin yang tinggal di sana itu adalah orang-orang yang polos atau bodoh, buktinya mereka bisa ditipu.

8. Isep-isep

Ok, kita balik lagi ke Indonesia. Sekarang kita akan ke Isep-isep, Cebongan, Salatiga, Jawa Tengah. Bukan suatu daerah yang besar memang, tapi jangan sampai kamu lupakan aturan di atas ya. Jangan sampai ketika kamu ditanya oleh pacar, suami atau istri. “Kamu di mana sayang? Aku lagi diisep-isep nih” Waduh, bisa-bisa perang dunia ketiga.

9. Bakar

Siapa yang mau di Bakar? Kalau gue sih mau banget. Gimana ngga mau, Bakar itu indah banget kok. Di luar negeri lagi, tepatnya di Kroasia, dekat pantai dan asyik bangetlah kayaknya. Tapi kalau dibakar ngga banget lah ya. Kalau kamu gimana? Mau di Bakar atau dibakar?

10. Sayang

Para JONES (Jomblo Ngenes) merapat yuk, ayo pada berangkat ke Korea Utara. Di sana ada tempat yang pas banget buat kamu. Pastinya bukan tempat eksekusi mati Kim Jong-un loh ya. Wkkwkkw. Namanya daerah Sayang. Jadi, kalau kamu ditanya teman kamu, jawab aja “Aku lagi di Sayang nih”. Cie, cie,..

Atau mau asyik-asyik juga bisa. Kamu tinggal berangkat aja ke saudaranya, yaitu Korea Selatan. Di sana terdapat sebuah daerah yang namanya Goyang. Jadi gimana, mau di Sayang atau di Goyang?

Intinya, mau ke mana saja jangan lupa kata “di” dan “ke” dipisah ya!

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Comments

comments