7 Spesies Hewan Baru yang Berhasil Ditemukan Sepanjang Tahun 2015

Tahun 2015 bisa dibilang bukan tahun terbaik, mengingat beberapa hal yang terjadi sangatlah jauh dari hal-hal baik. Konflik, perang, gelombang pengungsi korban perang yang besar-besaran dan masih banyak lagi yang lain.

Meskipun begitu, di sisi lain, tahun 2015 bisa dibilang sebagai tahun terbaik bagi dunia sains. Ya benar, di tahun ini banyak hal-hal besar yang terjadi dalam dunia sains. Mulai dari bidang astronomi hingga penemuan spesies baru yang tak pernah terduga sebelumnya.

Di tahun ini banyak peneliti yang senang bukan kepalang, pasalnya mereja banyak menemukan spesies baru yang dulunya tidak pernah terpikirkan sama sekali.

1. New Angler Fish

en.wikipedia.org

en.wikipedia.org

Mungkin yang kita ketahui adalah Angler Fish yang berbentuk gempal bulat dengan ciri khas mulut menganga, dan ditambah dengan gigi depan yang menakutkan. Ciri khas lain dari Angler Fish adalah adanya semacam organ yang berbentuk seperti lampu di atas kepalanya yang berisi zat bioluminescence.

Beberapa bulan yang lalu, para peneliti dikejutkan dengan penemuan spesies Agler Fish baru. Ikan yang satu ini secara umum hampir mirip dengan Angler Fish yang kita kenal, kecuali bentuk tubuhnya yang berbentuk lonjong.

Perbedaan lain dari ikan ini juga ada di bagian kepala. Tak seperti Angler Fish pada umumnya yang punya organ bioluminescence, ikan baru ini justru mempunyai semacam alat pancing yang unik. Jenis ikan baru ini ditemukan para peneliti di kedalaman Teluk Meksiko.

2. Scale-less Black Fish

mashable.com

mashable.com

Dinamakan seperti itu karena ikan ini sama sekali tidak punya sisik seperti ikan pada umumnya, tubuhnya berwarna hitam pekat dengan mulut lebar dan gigi-gigi tajam.

Ikan ini ditemukan ketika para peneliti tengah melakukan investigasi di sebuah pegunungan kuno di Australia. Ikan ini diduga tidak mengalami evolusi sejak 50 juta tahun yang lalu. Kabar baiknya, ikan ini memiliki ukuran yang sangat kecil, bayangkan saja kalau ukurannya besar. Bisa-bisa kita jadi santapannya.

3. Naga Laut Ruby

scripps.ucsd.edu

scripps.ucsd.edu

Koleksi spesies Naga Laut kini bertambah lagi, kali ini para peneliti berhasil menemukan jenis Naga laut baru yang terdapat ribuan kaki di bawah permukaan laut. Sama seperti dengan namanya, naga Laut baru ini sangat identik dengan sejenisnya, hanya saja mempunyai warna yang unik. Yaitu merah ruby.

4. Ikan Reptil Skotlandia

livescience.com

livescience.com

Mungkin ini adalah satu-satunya spesies yang ditemukan tanpa adanya bukti. Jadi, hanya semacam asumsi saja, namun asumsi tersebut sangat kuat karena berdasarkan banyak literatur ilmu kehewanan. Hewan yang satu ini sangatlah unik, pasalnya ia ini adalah jenis ikan dan reptil dan diduga masih hidup di perairan Skotlandia.

Mereka berasumsi bahwa hewan ini memliki bentuk perpaduan antara buaya dan hewan bersirip tegak. Karena ini adalah jenis ikan reptil, maka ia akan dimasukkan dalam kelompok hewan baru. Semoga saja, keberadaan spesies ini segera terungkap.

5. Katak Mutasi Ekuador

cleveland.com

cleveland.com

Hutan Ekuador memang sangat terkenal dengan spesies kataknya yang sangat beragam. Namun sayang, kebanyakan dari mereka tidak bisa dipelihara dengan begitu saja, karena kebanyakan beracun. Termasuk juga satu spesies baru dutemukan ini. Namanya Katak Mutasi.

Dinamakan demikian karena katak ini mampu bermutasi. Dalam hal ini si katak bisa mengubah-ubah tekstur kulitnya untuk beradaptasi dengan lingkungannya. Agak mirip dengan bunglon cara mereka untuk mempertahankan diri.

6. Laba-laba Topeng Merak

news.nationalgeographic.com

news.nationalgeographic.com

Keterangan tentang spesies ini sudah tertulis jelas di namanya. Sebenarnya tidak ada yang berbeda dari jenis laba-laba pada umumnya, hanya saja bagian mukanya yang punya corak seperti sedang mengenakan sebuah topeng. Laba-laba baru ini ditemukan di daerah pesisir Australia.

7. Ular Kaki Empat

bbc.com

bbc.com

Tak seperti ular pada umumnya, ular yang satu ini punya dua pasang kaki yang letaknya berjauhan. Peneliti menduga bahwa ular ini adalah hasil evolusi yang mengalami keterlambatan. Kakinya pun tidak memiliki fungsi apa-apa, karena ukurannya yang sangat kecil.

Diduga ular ini sudah ada sejak 120 juta tahun lalu. Sampai sekarang para peneliti masih melakukan penelitian terhadap kaki yang dimiliki oleh uler tersebut.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Comments

comments